Astamaops Kapolri Tekankan Paradigma Baru Operasi Lilin 2025: Pengamanan Berbasis Makna, Empati, dan Kemanusiaan

Patroli88investigasi
0




Sabaranews@com.|Polda Bali - Polres Tabanan - Humas Tabanan. Bertempat di Rupatama Polres Tabanan, Jumat (5/12/2025) pukul 10.00–11.10 Wita, berlangsung kegiatan Arahan Astamaops Kapolri dalam rangka kesiapan Operasi Lilin 2025 melalui zoom meeting. Arahan yang dipimpin oleh Komjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si., tersebut diikuti oleh Kabag Ops Polres Tabanan, Pejabat Utama Polres, serta para Kapolsek jajaran. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan jajaran Polri menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru sekaligus menghadapi potensi bencana hidrologi dan vulkanologi sebagaimana diprediksi BMKG.


Dalam arahannya, Astamaops Kapolri menekankan tiga tantangan utama yang akan dihadapi: momen Natal dan Tahun Baru, potensi meningkatnya bencana alam, serta proses reformasi internal Polri. Ia menegaskan bahwa Operasi Lilin bukan sekadar tugas rutin tahunan, namun panggilan tugas untuk menjaga makna spiritual, harapan, serta rasa aman masyarakat. Polri diharapkan mampu menghadirkan pelayanan berbasis empati dengan menerapkan SOP pengamanan khusus, terutama pada titik keramaian, gereja, kawasan wisata, serta wilayah rawan bencana.


Lebih lanjut, Kapolri menyoroti perlunya sinergi lintas fungsi serta koordinasi yang kuat antara Polda dan Polres dalam menghadapi dinamika kamtibmas dan kalender kegiatan masyarakat lima bulan ke depan, termasuk libur sekolah, Imlek, hingga Lebaran. Ia mengingatkan agar Operasi Lilin menjadi panggung nyata menunjukkan transformasi Polri yang hadir, hidup, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Setiap personel diminta untuk mawas diri dan menjaga integritas, karena kesalahan kecil dapat merusak kepercayaan publik yang telah dibangun.


Seijin Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, S.I.K., M.H.,melalui Kabag Ops Polres Tabanan, Kompol I Made Subadi, S.H.,M.H mengatakan" Dalam kesimpulannya, Astamaops Kapolri menginstruksikan agar seluruh jajaran menyiapkan simulasi penanganan bencana, meluruskan isu terkait tambang ilegal dan pembalakan liar, serta memastikan tidak ada pembubaran kegiatan ibadah Natal. Kehadiran polisi di objek wisata juga wajib diperkuat dengan asesmen keselamatan guna mencegah kecelakaan. Dengan paradigma baru ini, Polri diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata dan menghadirkan rasa aman serta damai dalam momen perayaan Nataru 2025.


Humas/degading

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)