Sabaranews@com.|Polda Bali - Polres Tabanan - Humas Tabanan. Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, S.I.K., M.H. memimpin langsung rapat koordinasi bersama Satpol PP Kabupaten Tabanan terkait perkembangan situasi objek wisata Jatiluwih pasca sidak Pansus TRAP DPRD Provinsi Bali, Jumat (5/12/2025). Rapat yang berlangsung di ruang kerja Kapolres Tabanan pada pukul 12.40 hingga 13.40 Wita tersebut turut dihadiri Dandim 1916 Tabanan, Waka Polres, Kasat Intelkam, Kasat Reskrim, Kapolsek Penebel, serta perwakilan Pol PP Kabupaten Tabanan.
Dalam sambutannya, Kapolres Tabanan menegaskan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk memperjelas tindak lanjut penutupan 13 lokasi usaha di kawasan Jatiluwih serta sejauh mana proses penegakan Perda yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah melalui Pol PP. Kapolres menekankan bahwa Polri pada prinsipnya mendukung penuh kebijakan pemerintah, namun pelaksanaannya harus tetap mengedepankan pendekatan yang humanis agar tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.
Kapolres juga mengingatkan bahwa dalam proses penertiban perlu dipahami bahwa sebagian lokasi usaha berada di atas lahan milik pribadi, sehingga penyelesaian harus ditempuh dengan solusi yang bijak dan tidak menimbulkan permasalahan baru. Diharapkan, dengan koordinasi yang solid antarinstansi, pelaksanaan penegakan aturan ke depan dapat berjalan lebih terukur, aman, dan kondusif tanpa perlu dilakukan pengerahan kekuatan secara besar-besaran.
Sementara itu, perwakilan Kasat Pol PP Kabupaten Tabanan I Gusti Gede Ariwijaya menyampaikan bahwa 13 lokasi yang disegel berada di kawasan Sawah Dilindungi (SLD) sesuai hasil rapat Forum Tata Ruang Provinsi Bali. Para pemilik usaha telah diberikan Surat Peringatan I, II, dan III, serta diberikan waktu untuk melakukan pembenahan. Hingga saat ini, Pol PP terus melakukan pemantauan di lapangan serta pembinaan kepada para pemilik usaha. Rapat koordinasi ditutup pada pukul 13.40 Wita dalam situasi aman dan kondusif sebagai bentuk sinergitas penanganan permasalahan di kawasan DTW Jatiluwih.Jika diperlukan, saya juga bisa menyesuaikan redaksi untuk rilis humas Polda/Polres atau versi singkat untuk media sosial.
Hms/degading
