Jambi _ SabaraNews _ Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Fast Respon Indonesia Center Provinsi Jambi Dody Candra menyoroti dunia pendidikan di Provinsi Jambi saat ini sangat miris dikarenakan terjadinya beberapa kasus yang mencoreng dunia pendidikan
Dody menegaskan " Semua dikarenakan masih kurangnya pendidikan terhadap cara adab , moral dan etika sehingga ketiga itu membuat tidak terbentuk nya karakter sebagai pelajar
Berikut beberapa trik mengajar agar siswa mempunyai adab etika dan sopan santun:
Jadilah contoh yang baik : Siswa cenderung meniru perilaku guru, jadi pastikan Anda menunjukkan adab etika dan sopan santun yang baik.
Ajarkan nilai-nilai, Berikan penjelasan tentang pentingnya adab etika dan sopan santun dalam kehidupan sehari-hari.
Buat aturan kelas: Tentukan aturan kelas yang jelas dan konsisten, sehingga siswa tahu apa yang diharapkan dari mereka.
Praktikkan role-play: Lakukan simulasi situasi yang memerlukan adab etika dan sopan santun, seperti berjabat tangan atau meminta izin.
Berikan pujian dan penghargaan: Berikan pujian dan penghargaan kepada siswa yang menunjukkan adab etika dan sopan santun yang baik.
Jadikan kegiatan kelas yang menyenangkan: Buat kegiatan kelas yang menyenangkan dan interaktif, sehingga siswa lebih mudah menerima pelajaran tentang adab etika dan sopan santun.
Libatkan orang tua: Libatkan orang tua dalam proses pembelajaran adab etika dan sopan santun, sehingga mereka dapat mendukung dan memperkuat nilai-nilai yang diajarkan di sekolah.
Dengan menerapkan trik-trik di atas, Anda dapat membantu siswa mengembangkan adab etika dan sopan santun yang baik.
Berikut beberapa cara pelajar yang baik beretika dan beradab:
Hormat kepada guru*: Hormat kepada guru dan orang tua, seperti berdiri ketika guru masuk kelas, mendengarkan dengan baik, dan tidak berbicara saat guru sedang berbicara.
Tepat waktu*: Datang tepat waktu ke sekolah dan kelas, serta menyelesaikan tugas-tugas dengan tepat waktu.
Jujur dan bertanggung jawab*: Jujur dalam mengerjakan tugas, tidak mencontek, dan bertanggung jawab atas tindakan sendiri.
Sopan santun*: Menggunakan bahasa yang sopan, tidak menggunakan kata-kata kasar, dan menghormati teman-teman.
Aktif dan partisipatif*: Aktif dalam kegiatan kelas, berpartisipasi dalam diskusi, dan tidak mengganggu teman-teman.
Jaga kebersihan*: Jaga kebersihan kelas, sekolah, dan lingkungan sekitar.
Hormat kepada perbedaan*: Hormat kepada perbedaan agama, suku, dan budaya, serta tidak melakukan diskriminasi.
Tepat dalam berpakaian*: Berpakaian yang rapi dan sesuai dengan aturan sekolah.
Tidak menggunakan teknologi tidak tepat*: Tidak menggunakan teknologi seperti HP atau laptop untuk hal-hal yang tidak terkait dengan pelajaran.
Minta maaf dan memaafkan*: Minta maaf jika melakukan kesalahan dan memaafkan orang lain yang melakukan kesalahan.
Dengan melakukan hal-hal di atas, pelajar dapat menunjukkan etika dan adab yang baik, serta menjadi contoh yang baik bagi teman-teman.
Semoga dunia pendidikan kedepannya bisa lebih baik lagi dan tidak terjadi lagi hal yang merusak citra pendidikan , terkait saling lapor semau bisa diselesaikan dengan mediasi , juga semua bisa intropeksi diri baik siswa maupun pengajar untuk bisa bersikap lebih baik lagi karena kunci kesuksesan masa depan adalah komunikasi yang baik saling menghargai dan mempunyai adab dan etika , karena awal keberhasilan ilmu itu harus didasari adab dan etika " tegas Dody
