Kuningan - SabaraNews - Prosesi pengangkatan , alih tugas dan pengukuhan jabatan pimpinan tinggi pramata , jabatan administrator dan pengawas ( penempatan - rotasi - mutasi ) di lingkungan Pemkab Kuningan berjalan sesuai jadwal yang diagendakan Jumat siang ( 13/ 02 ) di lantai 3 Aula Gedung Sekretariat Pemkab Kuningan.
Hadir pada acara itu wakil bupati , sekda , jajaran asda , kabag dan para camat , Bupati Kuningan ,Dian Rahmat Yanuar dalam membacakan sambutannya , hari ini merupakan gelombang rotasi jabatan eselon IV pada masa kepemimpinannya.
" Rotasi ini melalui proses panjang. Tim baperjakat menganalisa, mempertimbangkan dan dengan kehati-hatian. Dimanapun saudara ditempatkan , bekerjalah dengan baik , dengan penuh rasa tanggung jawab . Kesampingkan pemikiran jabatan strategis dan jabatan non strategis . Semua jabatan itu sama" pesan bupati.
Dari total 240 ASN yang dilantik , 8 diantaranya merupakan pejabat pimpinan tinggi Pratama , sedangkan 232 merupakan administrator dan pengawas.
Kabar baiknya , pasca rotasi dan mutasi kali ini , tidak ada issue pelangi ,merah ,kuning dan hijau, tidak seperti isyu pada hasil lelang pekerjaaan yang sempat dipertanyakan dewan kalau pemenangnya diindikasi karena kedekatan dengan pemangku jabatan , dan dikaitkan dengan proses pilkada.
Sekda Kab Kuningan , Uu Kusmana menanggapi ini " Tidak seperti yang dituduhkan , pak bupati itu orangnya berjiwa besar , rotasi dan mutasi ini normatif , tidak ada merah , kuning , hijau . Tidak ada 01 , 02 dan 03. Semua sesuai aturan . Tidak ada istilah like or dislike . Mutasi dan rotasi ini untuk menciptakan kinerja ASN yang lebih baik , assessment manajemen talenta salah satu yang jadi pertimbangannya. " begitu jelas Uu
( didi s )
