-->
Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Berita Terkini
  • Nasional
    • All
    • All
    • All
    • All
    • All
  • Daerah
    • Video
  • Peristiwa
  • TNI - Polri
  • Hukum
    • Home - Homepage
    • Home - Post Single
    • Home - Post Label
    • Home - Post Search
    • Home - Post Archive
    • Home - Eror 404
    • RTL LanguageNew
    • ChangelogNew
Sabaranews
Telusuri
Sabaranews


 

Beranda Pendidikan Sekjen FRN H.Dian Surahman mengapresiasi Anggota DPR Marah hingga Tunjuk-tunjuk Nadiem saat rapat dan singgung KPK dan menyarankan Mentri Pendidikan agar kroscek mendalam sampai ke penerima manfaat
Pendidikan

Sekjen FRN H.Dian Surahman mengapresiasi Anggota DPR Marah hingga Tunjuk-tunjuk Nadiem saat rapat dan singgung KPK dan menyarankan Mentri Pendidikan agar kroscek mendalam sampai ke penerima manfaat

Wida
Wida
06 Jun, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp



JAKARTA _ SabaraNews.com(06/06/24)Sekjen Fast Respon H.Dian Surahman menyoroti kecaman Anggota Komisi X DPR Fraksi Demokrat Anita Jacoba Gah saat murka ke Mendikbud Nadiem Makarim dalam rapat, terlihat jelas Dia sampai menunjuk-nunjuk Nadiem dalam rapat tersebut.

Apa yang menjadi kecaman semua rakyat untuk wakil rakyat jelas dan tegas sudah di sampaikan oleh Anita,mulanya menyoroti anggaran Rp 15 triliun di Kemendikbud. Dia mempertanyakan apakah anggaran itu sudah dipakai dengan baik atau belum.

"Kita semua mengetahui bahwa ada kekurangan anggaran ya Rp 15 triliun tetapi kalau menurut saya mari kita koreksi diri. Kenapa ini terjadi, jujur sama diri kita sendiri. Itu banyak anggaran yang sudah diberikan begitu banyak tahun 2024 apakah sudah dipergunakan dengan baik atau tidak," kata Anita dalam rapat bersama Komisi X DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/6/2024).

"Pak Menteri berulang kali saya katakan bahwa masih banyak persoalan terhadap realisasi anggaran dan penyerapan anggaran APBN itu ke daerah," imbuhnya.

Anita mengkritik masih ada guru PPPK yang belum mendapat SK meski sudah lulus. Dia juga menyampaikan hasil pengawasannya di lapangan masih ada bangunan-bangunan sekolah yang terbengkalai.

"Sampai sekarang guru PPPK yang sudah lolos sampai sekarang belum dikasih SK. Provinsi NTT belum, mereka belum terima SK. Kedua, guru-guru daerah terpencil masih banyak yang belum terima juga tunjangannya. Ketiga, banyak bangunan sekolah yang masih terbengkalai padahal dari 2021 anggarannya," kata Anita.

"Di Kabupaten Kupang ada 17 sekolah bangunan yang dari 2021 sampai sekarang tidak terselesaikan. Mau lagi? Kita lihat lagi, dana-dana PIP," ujarnya.

Lebih lanjut, Anita menolak data rekomendasi yang disampaikan anggota DPR diverifikasi oleh tataran dinas. Menurutnya, ada kekeliruan birokrasi terkait ini.

"Bahkan kami anggota pemangku kepentingan diatur lagi mau diatur sama Kemendikbud untuk melakukan verifikasi oleh dinas. Loh Anda sebagai kementerian mau enggak dilakukan verifikasi sama dinas. Jangan suruh apa yang kita usulkan harus dilakukan verifikasi oleh dinas. Kita ini lembaga tinggi negara, wakil rakyat. Kita yang menentukan anggaran di Indonesia ini," kata Anita.

"Jadi kalau mau dilakukan verifikasi harusnya kementerian melakukan verifikasi terhadap dinas, dinas lakukan verifikasi terhadap kepala sekolah, hasil verifikasi itu baru diberikan kepada kami. Itu jangan dibolak-balik," ujarnya.

Lebih lanjut, dalam rapat ini Anita mengusulkan kepada pimpinan Komisi X DPR agar memberikan rekomendasi kepada KPK melakukan pemeriksaan terhadap Kemendikbud. Dia menduga ada tindak pidana korupsi di lembaga tersebut.

"Saya minta Ibu/Bapak pimpinan kita memberikan rekomendasi kepada KPK periksa, apa yang ada di Kemendikbud, karena ini banyak persoalan, PIP, KIP, Dana Bos, banyak, hancur ini," kata Anita.

Dia meminta anggaran 2021-2023 diperiksa. Dia juga mengusulkan agar tidak ada penambahan anggaran di Kemendikbud.

"Tolong Ibu saya minta, Pak Pimpinan, kita berikan rekomendasi kepada KPK, periksa. Dari 2021, 2022, 2023. Nggak usah tambah anggaran kalau banyak korupsi uang negara habis bukan untuk rakyat. Saya marah, Pak menteri, untuk kesekian kalinya, karena memang ini kenyataannya di lapangan," pungkas Anita.

Dari penjelasan anggota DPR tersebut , sekjen FRN menghimbau semoga banyak manusia yang terketuk untuk memerangi hal buruk bagi dunia pendidikan , 

Mari bersama-sama menyelamatkan dunia pendidikan di Indonesia yang semakin terpuruk , harus bergerak dan berbuat sesuatu agar generasi muda Indonesia terselamatkan sehingga mempunyai generasi yang mempunyai SDM baik dan berkualitas, jika pendidikan terselamatkan maka negara Indonesia menjadi negara yang maju dan sejahtera.(Pungkasnya)

(Wida Sabara)

Via Pendidikan
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar



 




 




 




 


Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Jaga Situasi Kondusif, Polsek Jalaksana Intensifkan Patroli Dialogis di Jalur Lingkar Timur

Samuhkng- April 21, 2026 0
Jaga Situasi Kondusif, Polsek Jalaksana Intensifkan Patroli Dialogis di Jalur Lingkar Timur
Kepolisian Sektor Jalaksana terus memperkuat upaya preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pelaksanaan Patroli Kegiatan Rutin Yang…

Most Popular

Ketum FRIC dan Seluruh Jajaran se-Indonesia Ucapkan Selamat Hari Kartini 21 April 2026

Ketum FRIC dan Seluruh Jajaran se-Indonesia Ucapkan Selamat Hari Kartini 21 April 2026

April 21, 2026
Ketua Komisi III DPR Apresiasi Polisi Berhasil Ungkap Kematian Diplomat Kemlu

Ketua Komisi III DPR Apresiasi Polisi Berhasil Ungkap Kematian Diplomat Kemlu

Juli 30, 2025
Sinergi Humanis, Kasihumas Polres Kuningan AKP Moegiono, S.E, dan Kanit Intel Polres Indramayu Perkuat Kemitraan dengan FRIC Kuningan

Sinergi Humanis, Kasihumas Polres Kuningan AKP Moegiono, S.E, dan Kanit Intel Polres Indramayu Perkuat Kemitraan dengan FRIC Kuningan

April 18, 2026

Recent Comments

Editor Post

Melahirkan Akibat Hubungan Gelap sehingga malu ??  Seorang ibu tega bunuh bayinya di kamar mandi

Melahirkan Akibat Hubungan Gelap sehingga malu ?? Seorang ibu tega bunuh bayinya di kamar mandi

Juli 05, 2024
Pembodohan publik , rekayasa pencairan kredit fiktif oleh bank BRI cabang Kuningan Jabar makan banyak korban.

Pembodohan publik , rekayasa pencairan kredit fiktif oleh bank BRI cabang Kuningan Jabar makan banyak korban.

September 21, 2024
Dalam Rangka HUT TNI ke 79 Tahun 2024,  Forkopincam Jatigede Laksanakan Giat Makan Gratis di SDN Pamoyanan

Dalam Rangka HUT TNI ke 79 Tahun 2024, Forkopincam Jatigede Laksanakan Giat Makan Gratis di SDN Pamoyanan

September 21, 2024

Popular Post

Ketum FRIC dan Seluruh Jajaran se-Indonesia Ucapkan Selamat Hari Kartini 21 April 2026

Ketum FRIC dan Seluruh Jajaran se-Indonesia Ucapkan Selamat Hari Kartini 21 April 2026

April 21, 2026
Ketua Komisi III DPR Apresiasi Polisi Berhasil Ungkap Kematian Diplomat Kemlu

Ketua Komisi III DPR Apresiasi Polisi Berhasil Ungkap Kematian Diplomat Kemlu

Juli 30, 2025
Sinergi Humanis, Kasihumas Polres Kuningan AKP Moegiono, S.E, dan Kanit Intel Polres Indramayu Perkuat Kemitraan dengan FRIC Kuningan

Sinergi Humanis, Kasihumas Polres Kuningan AKP Moegiono, S.E, dan Kanit Intel Polres Indramayu Perkuat Kemitraan dengan FRIC Kuningan

April 18, 2026

Popular Categoris

  • FRIC244
  • FRIC - NASIONAL155
  • TNI - POLRI49
Sabaranews

SabaraNews

Media dan Informasi Jaringan Media Fast Respon Indonesia Center

Follow Us

© Newspaper Blogger Theme by SabaraNews
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siiber