-->
Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Berita Terkini
  • Nasional
    • Nasional
    • Daerah
    • TNI - POLRI
    • Hukum
    • Peristiwa
  • Daerah
    • Nasional
  • Peristiwa
  • TNI - Polri
  • Hukum
    • Home - Homepage
    • Home - Post Single
    • Home - Post Label
    • RTL LanguageNew
    • ChangelogNew
Sabaranews
Telusuri
Sabaranews


 

Beranda Komitmen Polri Berantas TTPO, Bareskrim Pulangkan Sembilan WNI ke Tanah Air Komitmen Polri Berantas TTPO, Bareskrim Pulangkan Sembilan WNI ke Tanah Air

Komitmen Polri Berantas TTPO, Bareskrim Pulangkan Sembilan WNI ke Tanah Air

Patroli88investigasi
Patroli88investigasi
27 Des, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 



Sabaranews.com - JAKARTA - polri fast respon Indonesia center,- Bareskrim Polri berhasil memulangkan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dari Kamboja ke Tanah Air. Di antara para korban tersebut terdapat pasangan suami istri asal Dusun Babakan Lor, Desa Galaherang, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan.

Pemulangan para korban berlangsung pada Jumat (26/12/2025) malam, setelah mereka tiba dengan selamat di Jakarta sekitar pukul 20.00 WIB. Pada kesempatan tersebut, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., diundang langsung oleh Bareskrim Polri untuk menghadiri konferensi pers di Mabes Polri.

Bupati Dian menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas langkah cepat dan keberhasilan Polri dalam menyelamatkan serta memulangkan warganya yang menjadi korban TPPO.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, masyarakat, dan keluarga korban, saya menyampaikan apresiasi, penghargaan, serta ucapan terima kasih yang tulus kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Kapolri, Presiden KSPSI Bapak Andi Gani Nena Wea, Bapak Kabareskrim, serta seluruh jajaran,” ujar Bupati Dian.

Ia juga menilai kinerja Bareskrim Polri sangat cepat, responsif, dan profesional dalam menangani kasus tersebut.
“Ini di luar dugaan. Ini menjadi bukti profesionalisme Polri dalam memberikan rasa aman, rasa keadilan, dan yang terpenting menghadirkan harapan baru bagi warga negara kita,” tambahnya, didampingi Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si.

Lebih lanjut, Bupati Dian menegaskan bahwa peristiwa ini harus menjadi pembelajaran penting bagi masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran pekerjaan ke luar negeri yang tidak melalui prosedur resmi serta tidak jelas penyalurnya.

Sementara itu, Kabareskrim Polri Komjen Pol Drs. Syahardiantono, M.Si., menjelaskan bahwa pemulangan sembilan korban tersebut merupakan hasil sinergi Polri dengan Kementerian Luar Negeri, KBRI Phnom Penh, BP2MI, serta instansi terkait lainnya.
“Alhamdulillah, sembilan saudara kita berhasil dipulangkan dengan selamat dari Kamboja. Ini adalah bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi warganya dari kejahatan perdagangan orang,” ujarnya.

Ia menambahkan, langkah cepat ini merupakan implementasi langsung arahan Presiden Republik Indonesia sebagaimana tertuang dalam Asta Cita poin ketujuh, yakni penegakan supremasi hukum dan perlindungan maksimal bagi WNI.

Di tempat yang sama, Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol M. Irhamni mengungkapkan bahwa kasus ini bermula dari laporan orang tua korban ke Bareskrim Polri serta unggahan video permohonan bantuan yang viral di media sosial.
“Para korban dijanjikan pekerjaan dengan gaji tinggi dan seluruh biaya keberangkatan ditanggung. Namun setibanya di Kamboja, mereka justru dipaksa bekerja sebagai admin judi daring dan scammer, serta mengalami kekerasan fisik dan psikis,” jelasnya.

Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa sembilan korban tersebut terdiri dari tiga perempuan dan enam laki-laki yang berasal dari Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, dan Sulawesi Utara. Salah satu korban diketahui tengah mengandung enam bulan dan mendapat pendampingan medis selama proses pemulangan.

Brigjen Pol M. Irhamni menegaskan, Polri akan menindaklanjuti perkara ini dengan menjerat para pelaku menggunakan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO dan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. Selain itu, Polri juga terus memburu seluruh pihak yang terlibat dalam jaringan kejahatan tersebut.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menilai pemulangan ini sebagai salah satu proses tercepat dan menjadi contoh nyata keberpihakan negara terhadap rakyat. Ia juga menyampaikan telah berkoordinasi dengan konfederasi buruh di Kamboja guna memperkuat perlindungan pekerja migran Indonesia di kawasan ASEAN.

Konferensi pers tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat lintas instansi, di antaranya Wakabareskrim Polri Irjen Pol Nunung Syaifuddin, S.I.K., M.M., Wakil Kepala Baintelkam Polri Irjen Pol Nanang Rudi Supriatna, S.H., M.H., Direktur Pengawasan, Pencegahan, dan Penegakan BP2MI Brigjen Pol Drs. Eko Iswantono, M.M., Direktur TPPO Brigjen Pol Dr. Nurul Azizah, S.I.K., M.Si., serta Plt Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri Yossy Aprizal selaku Consellor Embassy of Republic Indonesia in Phnom Penh, Kapolres Kuningan, dan pejabat terkait lainnya.
(Red/degading)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar



 




 




 




 


Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

FRIC Dukung Penuh Kapolri MoU dengan Kemenkomdigi Perkuat Penegakkan Hukum Tindak Pidana Siber Diruang Digital dan Blokir Akun Ujar Kebencian

Wida- April 22, 2026 0
FRIC Dukung Penuh Kapolri MoU dengan Kemenkomdigi Perkuat Penegakkan Hukum Tindak Pidana Siber Diruang Digital dan Blokir Akun Ujar Kebencian
Jakarta - SabaraNews - Fast Respon Indonesia Center sangat mendukung penuh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (Mo…

Most Popular

Ketua Komisi III DPR Apresiasi Polisi Berhasil Ungkap Kematian Diplomat Kemlu

Ketua Komisi III DPR Apresiasi Polisi Berhasil Ungkap Kematian Diplomat Kemlu

Juli 30, 2025
Ketum FRIC dan Seluruh Jajaran se-Indonesia Ucapkan Selamat Hari Kartini 21 April 2026

Ketum FRIC dan Seluruh Jajaran se-Indonesia Ucapkan Selamat Hari Kartini 21 April 2026

April 21, 2026
Polisi Pastikan Kelaikan Armada Bus Jamaah Haji Melalui Ramp Check

Polisi Pastikan Kelaikan Armada Bus Jamaah Haji Melalui Ramp Check

April 21, 2026

Recent Comments

Editor Post

Melahirkan Akibat Hubungan Gelap sehingga malu ??  Seorang ibu tega bunuh bayinya di kamar mandi

Melahirkan Akibat Hubungan Gelap sehingga malu ?? Seorang ibu tega bunuh bayinya di kamar mandi

Juli 05, 2024
Dalam Rangka HUT TNI ke 79 Tahun 2024,  Forkopincam Jatigede Laksanakan Giat Makan Gratis di SDN Pamoyanan

Dalam Rangka HUT TNI ke 79 Tahun 2024, Forkopincam Jatigede Laksanakan Giat Makan Gratis di SDN Pamoyanan

September 21, 2024
Pembodohan publik , rekayasa pencairan kredit fiktif oleh bank BRI cabang Kuningan Jabar makan banyak korban.

Pembodohan publik , rekayasa pencairan kredit fiktif oleh bank BRI cabang Kuningan Jabar makan banyak korban.

September 21, 2024

Popular Post

Ketua Komisi III DPR Apresiasi Polisi Berhasil Ungkap Kematian Diplomat Kemlu

Ketua Komisi III DPR Apresiasi Polisi Berhasil Ungkap Kematian Diplomat Kemlu

Juli 30, 2025
Ketum FRIC dan Seluruh Jajaran se-Indonesia Ucapkan Selamat Hari Kartini 21 April 2026

Ketum FRIC dan Seluruh Jajaran se-Indonesia Ucapkan Selamat Hari Kartini 21 April 2026

April 21, 2026
Polisi Pastikan Kelaikan Armada Bus Jamaah Haji Melalui Ramp Check

Polisi Pastikan Kelaikan Armada Bus Jamaah Haji Melalui Ramp Check

April 21, 2026

Popular Categoris

  • FRIC244
  • FRIC - NASIONAL156
  • TNI - POLRI49
Sabaranews

SabaraNews

Media dan Informasi Jaringan Media Fast Respon Indonesia Center

Follow Us

© Newspaper Blogger Theme by SabaraNews
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siiber