TANGERANG - SabaraNews - Personel Sat Samapta Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) melakukan aksi kemanusiaan yang memantik perhatian publik berupa membantu seorang wanita hamil yang mobilnya pecah ban, Sabtu (14/3).
Aksi spontan itu dilakukan oleh dua personel Samapta bernama Aipda Reksen dan Brigadir Ronald saat keduanya melaksanakan tugas pengaturan arus lalu lintas di Bundaran arah keluar Terminal 3, Bandara Soetta.
Aipda Reksen menjelaskan, peristiwa itu berawal ketika pihaknya sedang mengatur arus lalu lintas pagi hari kemudian melihat seorang wanita hamil sedang berada di samping kendaraannya, dan terlihat kebingungan.
Selanjutnya, ia bersama yuniornya Bripda Ronald menghampiri serta mengkonfirmasi wanita hamil tersebut sekaligus memeriksa kendaraannya, dan didapati ban mobil bagian depan mengalami kebocoran.
Melihat kondisi sang ibu dalam kondisi sedang hamil dan kendaraannya tak bisa berjalan, kata Reksen, pihaknya langsung membantu dengan menggantikan ban menggunakan roda cadangan yang tersedia di mobil tersebut.
"Setelah kita ganti ban bagian depan, sang ibu hamil yang akan ke Jakarta tersebut dapat melanjutkan perjalanan dengan lancar," kata Reksen didampingi yuniornya, Brigadir Ronald di lokasi kegiatan.
Reksen menegaskan, aksi kemanusiaan di tengah teriknya matahari tersebut merupakan implementasi dari arahan Kapolresta Bandara Soetta Kombes Pol Wisnu Wardana yakni "Polri dari Masyarakat untuk Masyarakat".
Sementara, sang ibu hamil mengapresiasi kepedulian dan perhatian personel Polresta Bandara Soetta terhadap dirinya itu. Menurut dia,hal tersebut sangat bermanfaat masyarakat pada arus mudik Lebaran 2026.
"Terima kasih kepada bapak Polisi Bandara SoekarnoHatta yang telah membantu saya tanpa pamrih," kata wanita yang mengaku sedang berpuasa dan malu-malu menyebutkan namanya tersebut.
*Operasi Ketupat Jaya 2026*
Kasat Samapta Kompol H. Sugeng Gunawan, SH, MH mengapresiasi aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh dua personelnya tersebut. Menurut dia, hal itu sangat bermanfaat bagi masyarakat di wilayah Bandara Soetta.
Menurut Sugeng, aksi kemanusiaan itu merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dalam rangka "Operasi Ketupat Jaya 2026" yang digelar untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi pemudik Lebaran 1447H.
Terakhir, ia mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar mempersiapkan kondisi kesehatan dan kendaraan dengan baik, serta merencanakan perjalanan secara matang agar mudiknya berjalan lancar.
Menurutnya, bila melihat atau mengalami kendala di perjalanan atau gangguan kamtibmas agar segera melaporkan ke petugas kepolisian terdekat, atau menghubungi call center 110 Polresta Bandara Soekarno-Hatta.
"Kami juga mengimbau calon pemudik untuk mematuhi aturan berkendara dan rambu-rambu lalu lintas, utamakan keselamatan dalam berkendara. Mari bersama-sama kita wujudkan mudik aman, keluarga bahagia," pungkasnya.
