Kuningan ( Sabara News )
Masih tingginya kerusakan jalan yang tidak sebanding dengan ketersediaan anggaran dalam perawatan menjadi problem dalam pelayanan kenyamanan infratruktur jalan bagi pengguna jalan di Kab Kuningan.
Bupati Kuningan , Dian Rahmat Yanuar saat meninjau lokasi pekerjaan perbaikan jalan Cidahu - Luragung , Rabu ( 6/5 ) , mengeluhkan sulitnya mendapatkan anggaran dari pusat untuk infrastruktur jalan. " Untuk mendapat alokasi anggaran ( Dak Bid Jalan ) dari pusat , ini tidak mudah. Untuk itu , kita harus benar- benar memeliharanya agar usia jalan lebih maksimal. Idealnya usia layanan jalan 5 sampai 10 tahun." begitu kata Dian
Ada banyak faktor yang pempercepat kerusakan jalan . Tetapi Dian lebih menganalisa kerusakan jalan di Kuningan umumnya disebabkan aliran air ( limpasaan ) langsung masuk ke struktur badan jalan . Kedua , karena beban muat (tonase ) kendaraan yang melintas melebihi batas daya dukung tonase jalan.
" Untuk mengantisipasi kelebihan muatan pada kendaraan angkutan barang ( truk ) tekniknya ada di Dishub " begitu kata Dian
Untuk pekerjaan rehabilitasi ( perbaikan berat ) ruas jalan Cidahu - Luragung , sepanjang 5 Km menggunakan skema Dak Bid Jalan tahun anggaran 2026 , dan dialokasikan sebesar 5, 6 Milyar sebagai lanjutan program inpres jalan daerah ( IJD ) pada tahun anggaran sebelumnya sepanjang 2,5 km.
Apa yang disampaikan Bupati Dian soal penyebab kerusakan jalan dibenarkan Kadis DPUTR Kuningan Putu Bagiasna , Putu yang didampingi Kabid pemeliharaan jalan dan jembatan Tedi , menambahkan kalau faktor lalu lintas harian yang padat juga menjadi penyebab kerusakan jalan.
Kerusakan historis disebabkan tingginya aktivitas kendaraan berat dari operasional galian C .
( didik s & m trisno )


