BANYUMAS — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyumas resmi membuka ajang Beasiswa Satria Camp 2026 bertajuk "SATRIA Berkarya, Banyumas Berdaya" di Hotel Moro Seneng, Baturraden, Kamis (23/7/2026). Program perdana ini tidak sekadar mengucurkan dana pendidikan, melainkan dirancang khusus untuk memadukan penguatan karakter, kepemimpinan, dan empati sosial mahasiswa.
Agenda yang dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu (25/7/2026) ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Banyumas Hj. Khasanatul Mufidah, S.H., Kabag Kesra Setda Banyumas Wahyono, S.IP. (mewakili Pj. Bupati Banyumas), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, serta para pimpinan kampus di antaranya Unsoed, UIN SAIZU, Telkom University, UMP, UNU Purwokerto, dan STKIP Darussalam Cilacap.
Ketua BAZNAS Banyumas, Hj. Khasanatul Mufidah, menegaskan bahwa Satria Camp merupakan terobosan baru dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul berbasis pendidikan. Ia memandang beasiswa bukan sebatas bantuan finansial belaka, melainkan investasi jangka panjang untuk melahirkan agen perubahan bagi daerah.
"Program ini dihadirkan untuk membantu mahasiswa yang terkendala biaya pendidikan. Tak hanya itu, BAZNAS Banyumas juga memberikan dukungan stimulasi sebesar Rp5 juta bagi mahasiswa yang berhasil melanjutkan studinya ke luar negeri," ungkap Khasanatul.
Jangkau 46 Mahasiswa dari Berbagai Kampus
Pada gelombang perdana tahun 2026 ini, sebanyak 46 mahasiswa berhasil lolos seleksi sebagai penerima manfaat. Mereka berhak mendapatkan bantuan biaya kuliah penuh selama empat semester berturut-turut, terhitung dari semester lima hingga maksimal semester delapan.
Adapun sebaran penerima beasiswa mencakup:
UIN SAIZU Purwokerto: 20 mahasiswa
UNU Purwokerto: 9 mahasiswa
Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed): 8 mahasiswa
Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP): 2 mahasiswa
STKIP Darussalam Cilacap: 2 mahasiswa
Universitas Sebelas Maret (UNS): 1 mahasiswa
Universitas Diponegoro (Undip): 1 mahasiswa
Universitas Tidar: 1 mahasiswa
Apresiasi tinggi disampaikan perwakilan UIN SAIZU Purwokerto, Nurkhikmah, S.Ag., M.Si. Ia berharap seluruh peserta mampu menyerap materi kepemimpinan selama tiga hari secara maksimal demi mengasah kepekaan sosial dan kapasitas diri.
Kolaborasi Strategis Bagi Pemkab Banyumas
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Banyumas memberikan sokongan penuh atas konsistensi BAZNAS. Kabag Kesra Setda Banyumas, Wahyono, S.IP., menilai Satria Camp sebagai langkah taktis di tengah keterbatasan anggaran daerah.
"Di tengah kondisi keuangan daerah yang menghadapi tantangan, program BAZNAS adalah bentuk kolaborasi nyata yang sangat berarti. Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin agar lahir generasi SATRIA BAZNAS yang berintegritas dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi Banyumas," tegas Wahyono.
Optimisme serupa disampaikan Luqman Maulana, mahasiswa Fakultas Pertanian Unsoed. Mewakili rekan-rekannya, Luqman bersyukur bisa menjadi bagian dari angkatan pertama Satria Camp.
"Ini pengalaman yang sangat berharga. Saya berharap bisa bertransformasi menjadi pribadi yang lebih berdampak dan siap berkontribusi memajukan perekonomian Banyumas ke depan," tuturnya penuh semangat.
Reporter: Sigit P.


