Minim Perhatian Pemerintah, Pabrik Beling di Singkup Kuningan Butuh Dukungan Pengembangan

 


Sabaranews

KUNINGAN –saptu 22/8/2026 Keberadaan pabrik beling di Desa Singkup, Kecamatan Japara, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, dinilai masih belum mendapatkan perhatian dan dukungan yang optimal dari pemerintah. Padahal, usaha yang telah beroperasi sejak tahun 2018 tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi salah satu sektor industri yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus membantu mengurangi limbah kaca.


Pabrik beling ini mengolah bongkahan kaca atau beling menjadi material berbentuk tepung kaca. Hasil pengolahan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan campuran untuk berbagai kebutuhan industri, seperti pembuatan gelas, keramik, dan produk lainnya.


Dengan proses tersebut, keberadaan pabrik tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga berpotensi membantu mengurangi sampah kaca yang sulit terurai di lingkungan. Bongkahan kaca atau beling yang sebelumnya menjadi limbah dapat dikumpulkan, diolah, dan dimanfaatkan kembali sehingga memiliki nilai guna dan nilai jual.


Dalam upaya mengembangkan pemasaran, pihak pabrik juga tidak tinggal diam. Mereka telah berupaya mencari pasar dan menjalin relasi ke sejumlah wilayah, di antaranya Bandung, Jatiwangi, Purwakarta, Sumedang, dan Garut.


Namun, meski sudah melakukan upaya pemasaran ke sejumlah daerah, perkembangan usaha tersebut masih menghadapi berbagai kendala, terutama keterbatasan modal dan belum luasnya jaringan pemasaran. Kondisi tersebut membuat kapasitas produksi dan perkembangan usaha belum dapat berjalan secara maksimal.


Menurut pemilik pabrik, pihaknya juga telah berupaya meminta perhatian dan dukungan pemerintah dengan mendatangi Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagperin). Namun, hingga saat ini mereka mengaku belum mendapatkan tanggapan maupun pendampingan yang diharapkan.


“Pabrik ini sudah berjalan sejak 2018. Kami sudah berusaha mencari pasar ke Bandung, Jatiwangi, Purwakarta, Sumedang sampai Garut. Kami juga sudah datang ke Diskopdagperin. Harapan kami pemerintah bisa memberikan perhatian, terutama tambahan modal dan membantu membuka relasi atau jaringan pemasaran agar usaha ini bisa berkembang,” ujar pemilik pabrik.


Menurutnya, apabila mendapatkan dukungan yang memadai, kapasitas produksi dan pemasaran pabrik dapat ditingkatkan. Tidak hanya berdampak terhadap perkembangan usaha, tetapi juga berpotensi membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.


Pengolahan limbah kaca menjadi tepung kaca juga memiliki nilai strategis dalam mendukung upaya pengurangan sampah. Limbah kaca yang selama ini sulit terurai dapat dimanfaatkan kembali menjadi bahan baku yang memiliki nilai ekonomi.


Karena itu, pemilik berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian dan pendampingan terhadap keberadaan pabrik tersebut. Dukungan yang dibutuhkan antara lain akses permodalan, pembinaan usaha, bantuan pengembangan pemasaran, promosi produk, serta membuka jaringan kemitraan dengan pelaku industri yang membutuhkan bahan olahan kaca.


Keberadaan pabrik pengolahan beling di Singkup diharapkan tidak hanya dipandang sebagai sebuah usaha biasa, tetapi juga sebagai salah satu potensi industri lokal yang dapat membantu mengatasi persoalan limbah sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.


Dengan adanya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat, pabrik tersebut diharapkan dapat berkembang lebih besar, meningkatkan penyerapan tenaga kerja, memperluas pemasaran, serta memberikan kontribusi terhadap pengelolaan sampah kaca dan pengembangan industri di Kabupaten Kuningan.


Tim

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Definition List