-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

SEKJEN DPP FRIC H. DEDEN HARDENING INGATKAN PELAJAR: JANGAN MUDAH TERPROVOKASI AJAKAN UNJUK RASA

Rabu, 26 Agustus 2026 | Agustus 26, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-26T08:48:44Z



JAKARTA, (FRIC) //SabaraNews.com 26 Agustus 2026
— Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Fast Respon Indonesia Center (FRIC), H. Deden Hardening, A.Md., mengingatkan para pelajar agar tidak mudah terbawa ajakan untuk mengikuti aksi unjuk rasa, terlebih apabila kegiatan tersebut berpotensi membahayakan keselamatan diri maupun mengganggu proses pendidikan.

  • Pesan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi muda agar tetap fokus menuntut ilmu, menjaga masa depan, serta tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang belum diketahui secara jelas tujuan dan risikonya.

Menurut H. Deden, pelajar memiliki tanggung jawab utama untuk belajar dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa. Karena itu, lingkungan sekolah harus menjadi ruang yang dijaga, bukan ditinggalkan hanya karena mengikuti ajakan yang belum tentu memberikan manfaat.

  • “Adik-adik pelajar, jangan mudah terbawa ajakan untuk ikut unjuk rasa, apalagi kalau berisiko membahayakan diri. Jangan tinggalkan sekolah, jangan mudah terprovokasi. Ingat, di rumah ada orang tua yang menunggu dan di depan kalian ada masa depan yang harus dijaga,” tegas H. Deden.


Ia menekankan bahwa menyampaikan pendapat merupakan bagian dari kehidupan demokrasi, namun setiap warga negara tetap harus mempertimbangkan ketentuan hukum, keamanan, ketertiban, serta keselamatan diri.

  • Khusus bagi pelajar, kata dia, sikap kritis seharusnya dibangun melalui pendidikan, diskusi yang sehat, prestasi, dan kegiatan positif yang dapat membentuk karakter serta wawasan kebangsaan.

“Jadilah pelajar yang cerdas, bukan mudah diprovokasi. Jangan sampai masa depan kalian dipertaruhkan hanya karena mengikuti ajakan yang belum tentu kalian pahami. Sekolah adalah tempat kalian menyiapkan masa depan,” ujarnya.

  • H. Deden juga mengingatkan para orang tua dan tenaga pendidik untuk terus memberikan pendampingan kepada anak-anak, terutama dalam menghadapi berbagai informasi dan ajakan yang beredar melalui media sosial.


Menurutnya, derasnya arus informasi membuat pelajar harus memiliki kemampuan untuk memilah informasi, memeriksa kebenaran sebuah ajakan, serta tidak mengambil keputusan secara emosional.

  • “Sebelum ikut, pahami dulu tujuannya. Siapa yang mengajak, untuk apa, bagaimana kegiatannya, dan apa risikonya. Jangan hanya karena ikut-ikutan kemudian menyesal di kemudian hari,” katanya.

FRIC juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga generasi muda agar tetap berada dalam lingkungan pendidikan dan kegiatan yang positif.

  • “Masa depan Indonesia ada di tangan generasi muda. Karena itu, mari kita jaga adik-adik pelajar agar tetap belajar, berprestasi, menghormati orang tua dan guru, serta menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara,” pungkas H. Deden.

(Wida)

×
Berita Terbaru Update