SabaraneWS.com
Kabupaten Banyumas Kecamatan Kembaran Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kecamatan Kembaran tampil berbeda dari biasanya. Seluruh istri Kepala Desa dari 16 desa di wilayah tersebut hadir mengenakan pakaian adat Nusantara, begitu pula paduan suara yang tampil juga menggunakan busana adat.
Penampilan pakaian adat tersebut sekaligus diadakan lomba, dan Juara 1 diraih oleh Ibu Rusmiatiningsih, istri Kepala Desa Karangsoka, Heni Pranyoto. Pemenang dan seluruh peserta kemudian berjalan beriringan — bergandengan tangan — sebagai simbol kebersamaan dan persatuan seluruh desa di Kecamatan Kembaran.
Kegiatan pagi itu semakin meriah dengan penampilan drum band anak-anak Sekolah Dasar, diikuti paduan suara yang membawakan lagu-lagu perjuangan dan lagu daerah. Tak ketinggalan, grup band dari Kecamatan Kembaran turut memeriahkan suasana. Rangkaian acara ditutup dengan pembagian hadiah untuk pemenang lomba-lomba peringatan HUT RI tingkat Kecamatan Kembaran.
Camat Kembaran, Drs. Dwi Nur Wijayanto, MPP, M.Eng., saat ditemui usai upacara menyampaikan rasa syukurnya.
"Alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah membantu, berkontribusi, dan mempersiapkan segalanya sehingga rencana dan tujuan kita hari ini terlaksana dengan sangat baik. Semua itu berkat kerja sama panitia, petugas, dan seluruh elemen masyarakat," ujarnya.
Tema yang diusung tahun ini adalah "Indonesia Berdaulat", dengan fokus utama pada kedaulatan pangan. Harapannya, masyarakat dapat bahu-membahu mewujudkan swasembada pangan di wilayah Kabupaten Banyumas dan khususnya Kecamatan Kembaran.
"Mudah-mudahan kehidupan kita ke depan semakin baik di segala bidang. Semoga masyarakat Kembaran tetap damai, kondusif, dan dapat beraktivitas sebagaimana mestinya," tambahnya.
Untuk upacara penurunan bendera pada sore hari, peserta dibagi dua secara seimbang. Peserta pagi didominasi sekolah-sekolah agak jauh, sedangkan sore hari diisi sekolah-sekolah yang lebih dekat agar anak-anak dapat mengikuti kegiatan dengan lebih fokus. Hal ini dilakukan agar kekuatan peserta seimbang, karena pada tahun-tahun sebelumnya peserta sore cenderung lebih sedikit dibanding pagi.
Dari 16 desa di Kecamatan Kembaran, seluruh Kepala Desa hadir lengkap, masing-masing didampingi istri dengan busana adat. Forkopimcam juga hadir lengkap, meliputi Danramil, Kapolsek beserta istri, serta perwakilan instansi terkait.
"Semoga upacara penurunan bendera nanti sore juga berjalan baik dan lancar. Selamat bertugas, semoga sukses," tutup Camat Kembaran.
By PO




