-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


 

Iklan


 

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Janji SAKTI! Sakato Tiger Banyumas di Bawah Komando Abdul Latif Heriyadi, S.H. Pilih Independen, Tolak Tukar Oposisi dengan Fasilitas

Sabtu, 31 Oktober 2026 | Oktober 31, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-31T02:50:02Z

 

SabaraneWS.com


Banyumas – Persaudaraan Sakato Tiger Banyumas Indonesia menegaskan sikap politik organisasinya. Ketua Umum Abdul Latif Heriyadi, S.H. menyatakan, Sakato Tiger akan tetap berada di jalur oposisi konstruktif dan konsisten mengawal setiap kebijakan Bupati Banyumas.


Sikap tegas ini diambil setelah aksi besar yang dilakukan Sakato Tiger Banyumas beberapa waktu lalu, yang berujung pada penandatanganan kesepakatan oleh Bupati Banyumas.


Abdul Latif Heriyadi, S.H. menegaskan, tanda tangan Bupati bukanlah garis finish. Justru sebaliknya, itu adalah titik awal pengawasan rakyat.



"Kesepakatan kemarin bukan akhir perjuangan. Itu baru awal kami mengawasi. Kami akan pastikan janji itu diwujudkan, bukan hanya tinta di atas kertas," tegas Abdul Latif Heriyadi, S.H., Rabu(28/10/2026).


Ketum yang dikenal dengan komitmen Janji SAKTI - Siap Melindungi Masyarakat yang Tertindas dan Terdzolimi ini menjelaskan, alasan Sakato Tiger tetap oposisi bukan karena anti-pemerintah.


Menurutnya, kekuasaan wajib diawasi. Itulah fungsi utama organisasi masyarakat sebagai kontrol sosial.


Dalam pernyataan sikapnya, Sakato Tiger Banyumas menggarisbawahi 4 prinsip:


1. Oposisi Tetap: Akan tetap menjadi oposisi terhadap kebijakan Bupati Banyumas yang tidak berpihak pada rakyat.

2. Pengawasan Berkelanjutan: Kesepakatan dengan Bupati adalah awal pengawasan, bukan akhir.

3. Tagih Janji: Memastikan komitmen pemerintah benar-benar direalisasikan.

4. Independen Harga Mati:Menjaga marwah ormas sebagai kontrol sosial, bukan menjadi pelengkap kekuasaan.


"Fungsi ormas adalah kontrol sosial, bukan pelengkap kekuasaan. Bagaimana kami bisa objektif jika kami melebur dalam lingkaran kekuasaan dan menikmati fasilitas dari pihak yang harusnya kami awasi?" ungkapnya.


Ia juga menyampaikan rumus sikap Sakato Tiger yang lugas:

Jika kebijakan berpihak pada rakyat, kami apresiasi.

Jika merugikan rakyat, kami kritisi.

Jika janji tidak ditepati, kami tagih.


Abdul Latif menambahkan, pihaknya tidak anti-komunikasi dengan pemerintah. Namun, independensi organisasi tidak akan pernah ditukar dengan fasilitas apapun.



Sampai berita ini diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Banyumas belum memberikan tanggapan resmi. Redaksi http://SabaraneWS.com masih membuka ruang hak jawab sesuai UU Pers No. 40 Tahun 1999.


(By: Sigit Purnomo)

×
Berita Terbaru Update