Sabaranews
Tanggerang selatan – Penyelenggaraan Festival Renang Antar Pelajar dan Perkumpulan Piala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan mendapat apresiasi dari Akuatik Provinsi Banten.
Ajang yang berlangsung di Kolam Renang Damai Indah Golf BSD, Sabtu (25/7/2026) itu dinilai menjadi langkah strategis dalam pembinaan atlet renang usia dini sekaligus memperkuat ekosistem olahraga prestasi di Kota Tangerang Selatan.
Festival yang diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai klub renang di Tangerang Selatan dan wilayah sekitarnya menjadi salah satu kompetisi terbesar yang digelar Akuatik Indonesia Kota Tangerang Selatan sejak kepengurusan baru terbentuk.
Ketua Akuatik Indonesia Kota Tangerang Selatan, Masruri Bejo, mengatakan kejuaraan tersebut menjadi tonggak awal yang akan dijadikan agenda rutin tahunan.
"Alhamdulillah, ini menjadi event perdana yang kami selenggarakan. Insya Allah akan menjadi agenda rutin setiap tahun sebagai bagian dari pembinaan atlet renang di Kota Tangerang Selatan," ujar Masruri kepada awak media.
Menurutnya, dukungan berbagai pihak menjadi faktor penting dalam suksesnya pelaksanaan kejuaraan, mulai dari Akuatik Provinsi Banten, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan hingga seluruh klub renang yang berpartisipasi.
"Kehadiran perwakilan Akuatik Provinsi Banten dan Dinas Pendidikan menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kompetisi yang berkualitas," katanya.
Masruri menjelaskan, seluruh atlet yang mengikuti kejuaraan akan memperoleh sertifikat yang dapat menjadi rekam jejak prestasi dalam pembinaan atlet ke depan.
Target Pembinaan Menuju PORPROV
Usai penyelenggaraan Festival Renang Piala Disdikbud Tangsel, Akuatik Indonesia Kota Tangerang Selatan telah menyiapkan sejumlah agenda lanjutan.
Pada awal Agustus akan digelar Kejuaraan Renang Antar Klub tingkat Kota Tangerang Selatan, dilanjutkan dengan pelaksanaan Kejuaraan Renang Banten (Kejurda) yang akan berlangsung di Tangerang Selatan sebagai tuan rumah.
Selain itu, menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Kota (Porkot) pada Oktober mendatang, organisasi juga akan menggelar kembali kejuaraan sebagai bagian dari pemantapan prestasi atlet.
"Semua agenda ini diarahkan untuk membentuk atlet yang mampu berprestasi dan menjadi kekuatan Tangerang Selatan dalam berbagai kejuaraan," jelasnya.
Saat ini, Akuatik Indonesia Kota Tangerang Selatan membina 21 atlet yang secara rutin menjalani latihan sebagai persiapan menghadapi berbagai kejuaraan.
Seleksi Bibit Atlet Dilakukan Berkala
Masruri menegaskan proses pembinaan atlet usia dini tidak berhenti pada kejuaraan ini saja.
Pihaknya akan menggelar seleksi secara berkala untuk menjaring bibit-bibit baru yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten berikutnya.
"Kami akan melakukan seleksi rutin untuk mencari bibit-bibit atlet muda sebagai regenerasi. Pembinaan harus berjalan terus agar prestasi tidak terputus," ujarnya.
Saat ini tercatat terdapat sekitar 17 klub renang yang telah memiliki Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Akuatik Indonesia Kota Tangerang Selatan.
Fasilitas Masih Menjadi Tantangan
Di balik meningkatnya potensi atlet renang, Masruri mengakui persoalan fasilitas latihan masih menjadi tantangan terbesar.
Menurutnya, sebagian besar latihan atlet masih memanfaatkan kolam renang milik swasta karena belum tersedia fasilitas olahraga renang yang dibangun pemerintah secara khusus.
"Tantangan terbesar kami saat ini adalah fasilitas. Potensi atlet di Tangerang Selatan sangat besar, tetapi sarana latihan yang dimiliki pemerintah masih sangat terbatas," ungkapnya.
Meski demikian, ia optimistis dukungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan terhadap pengembangan olahraga akan semakin meningkat seiring bertambahnya prestasi atlet daerah.
"Kami berharap ke depan Kota Tangerang Selatan memiliki fasilitas kolam renang yang representatif sehingga pembinaan atlet bisa lebih maksimal," katanya.
KADIN Tangsel Dorong UMKM Terlibat dalam Event Olahraga
Sementara itu, Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tangerang Selatan, Marhadi, SE., MM., menegaskan pihaknya mendukung penuh penyelenggaraan Festival Renang Piala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan.
Dalam sambutannya, Marhadi menilai event olahraga tidak hanya menjadi ruang pembinaan atlet, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pelibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"KADIN Kota Tangerang Selatan siap mendukung setiap kegiatan olahraga yang memberikan dampak positif bagi pembinaan generasi muda. Kami berharap setiap event seperti ini juga menjadi ruang bagi UMKM lokal untuk ikut tumbuh, mulai dari kuliner, produk kreatif hingga berbagai usaha lainnya. Ketika olahraga berkembang, ekonomi masyarakat juga harus ikut bergerak sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan bersama," ujarnya
Ia berharap kolaborasi antara organisasi olahraga, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus diperkuat agar setiap penyelenggaraan kejuaraan tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga memberikan multiplier effect terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.


