Wabup Lintarti Resmikan Jembatan Garuda Desa Darmakradenan, Sambung Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga

 

sabaraneWS.com


Banyumas – Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti bersama Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Sidik Wiyono, Komandan Kodim 0701/Banyumas Letkol Inf Edward Samosir dan Kapolresta Banyumas Kombes Pol. Petrus Silalahi secara langsung meresmikan Jembatan Garuda yang membentang di atas Sungai Tajum yang berlokasi di Dusun Kesal Desa Darmakradenan Kecamatan Ajibarang. Peresmian tersebut dilakukan berbarengan dengan acara peluncuran (launching) serentak 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia yang juga diikuti secara virtual pada Rabu (13/8/2026)

Dalam sambutannya, Wabup Lintarti menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran TNI, khususnya Korem 071/Wijayakusuma dan Kodim 0701/Banyumas, beserta seluruh prajurit dan babinsa yang telah bekerja keras tanpa mengenal lelah, bergotong royong bersama masyarakat, sehingga pembangunan jembatan garuda tersebut dapat terselesaikan dengan baik dan tepat waktu hingga telah siap dimanfaatkan.

Lintarti mengatakan bahwa Jembatan Garuda dan program penyediaan titik air bersih merupakan program strategis TNI Angkatan Darat yang digagas untuk memperluas akses infrastruktur dasar bagi masyarakat di wilayah terpencil dan terisolasi di seluruh Indonesia. Khusus di Kabupaten Banyumas, Ia mengatakan pembangunan Jembatan Garuda difokuskan pada empat desa prioritas.“Khusus di Kabupaten Banyumas, pembangunan Jembatan Garuda tahap III dan IV difokuskan pada empat desa prioritas, yaitu Desa Darmakradenan Kecamatan Ajibarang, Desa Kalibagor Kecamatan Kalibagor, Desa Windunegara Kecamatan Wangon, dan Desa Cingebul Kecamatan Lumbir. Alhamdulillah pada hari ini siap di-launching serta dimanfaatkan oleh masyarakat,” tuturnya

Menurutnya keberadaan jembatan dan ini sangat dinantikan oleh warga sekitar yang selama ini menghadapi keterbatasan akses, bahkan tidak jarang harus menyeberangi sungai dengan risiko keselamatan yang cukup tinggi, terutama bagi anak-anak yang hendak berangkat sekolah.

“Dengan hadirnya Jembatan Garuda ini kami berharap akses pendidikan bagi putra-putri kita menjadi lebih aman dan lancar, distribusi hasil pertanian warga dapat berjalan lebih efisien, akses menuju fasilitas kesehatan menjadi lebih mudah dijangkau, serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Desa Darmakradenan dan sekitarnya dapat tumbuh lebih baik,” katanyaSementara itu, kehadiran Jembatan Garuda di atas Sungai Tajum ini disambut antusias dan rasa haru oleh warga sekitar Dusun Kesal, Desa Darmakradenan.


Sebelum jembatan ini berdiri, warga dan anak-anak sekolah harus menyeberangi aliran Sungai Tajum langsung atau memilih jalan memutar yang jauh saat air sungai meluap. Pak Trimanto, warga setempat, mengungkapkan rasa syukurnya atas pembangunan Jembatan pembuka keterisoliran wilayah ini.

“Sebelumnya kalau mau melintas paling ya langsung nyebrang kali. Kalau kondisi airnya banjir, kami harus lewat jalan memutar. Anak-anak sekolah dan warga yang mau ke pasar selama ini lewat jalan setapak di atas kali yang licin saat musim hujan, sangat berisiko kecelakaan,” tutur Pak Trimanto.Ia menambahkan bahwa jembatan ini kini menjadi akses krusial penghubung antar-wilayah, termasuk menghubungkan jalan menuju Desa Kracak serta akses antardusun di Kecamatan Ajibarang.“Alhamdulillah, kami merasa sangat terbantu. Sekarang akses anak-anak berangkat sekolah jadi jauh lebih aman dan warga tidak perlu takut lagi saat harus melintas,” ucapnya

By sub protokoler

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Definition List