DENPASAR, (FRIC) //SabaraNews.com — Menghadapi dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang terus berkembang, Polresta Denpasar tidak memilih menunggu situasi menjadi genting. Kesiapan personel justru diperkuat sejak dini melalui latihan pengendalian massa (Dalmas) secara rutin dan berkala.
- Atas perintah Kapolresta Denpasar Kombes Pol Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H., puluhan personel Satuan Samapta bersama personel gabungan satuan fungsi Polresta Denpasar digembleng dalam latihan Dalmas di Lapangan Depan Mako Polresta Denpasar, Sabtu (5/9/2026).
Sebanyak 90 personel mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari 42 personel Satuan Samapta dan 48 personel gabungan satfung Polresta Denpasar.
- Latihan ini menjadi bagian dari langkah antisipatif Polresta Denpasar untuk memastikan kekuatan personel tetap berada dalam kondisi siap ketika menghadapi situasi kamtibmas yang membutuhkan pengerahan pasukan, termasuk kemungkinan terjadinya aksi unjuk rasa maupun gangguan keamanan yang melibatkan massa.
Sejak pukul 08.30 WITA, personel mengikuti apel pagi dan pengecekan yang dipimpin Kasat Samapta Polresta Denpasar Kompol I Ketut Adnyana TJ, S.Sos., S.H., M.M.
Dalam arahannya, Kasat Samapta menekankan agar seluruh personel melaksanakan tugas dengan tulus, ikhlas dan penuh kesungguhan. Personel juga diminta menjaga kesehatan dan kebugaran karena tuntutan tugas ke depan membutuhkan kesiapan fisik yang lebih baik.
Disiplin personel turut menjadi perhatian. Penampilan anggota, termasuk kerapian rambut, ditekankan agar tetap sesuai ketentuan sebagai bagian dari profesionalisme dan keteladanan anggota Polri di lapangan.
- Sekitar pukul 08.40 WITA, latihan dilanjutkan dengan pemeriksaan perlengkapan Dalmas. Pengecekan tersebut turut dipantau Kabag Ops Polresta Denpasar Kompol I Ketut Purnawasa, S.H., bersama jajaran pejabat dan personel terkait.
"Satu jam kemudian, latihan inti dimulai."
Personel kembali ditempa melalui sejumlah materi teknis Dalmas, mulai dari sikap pokok Dalmas lanjut, penggunaan perlengkapan, teknik memegang tameng, sikap berlindung, sikap dorong hingga kembali ke daerah persiapan.
- Gerakan dilakukan secara terukur dan berulang untuk membangun kesamaan langkah, kekompakan serta respons cepat personel ketika menghadapi situasi yang melibatkan massa.
Latihan dipimpin Kasubnit 2 Dalmas dan dipantau Kabag Ops, Kasat Samapta, Kasi Humas Polresta Denpasar serta para perwira Satuan Samapta.
Bagi Polresta Denpasar, latihan tersebut bukan sekadar rutinitas. Di balik setiap formasi dan gerakan Dalmas, terdapat tuntutan kesiapan untuk menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi di lapangan.
"Kesiapan pasukan harus dibangun sebelum situasi terjadi."
Karena itu, latihan dilakukan secara berkala untuk mengukur sekaligus meningkatkan kemampuan personel, mulai dari kedisiplinan, ketahanan fisik, penguasaan peralatan, kekompakan formasi hingga kemampuan merespons perkembangan situasi secara profesional dan terukur.
- Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya Polresta Denpasar memastikan personel tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga memahami prosedur dan tanggung jawab masing-masing ketika menghadapi pengamanan aksi massa.
Polresta Denpasar menegaskan, setiap potensi gangguan kamtibmas harus diantisipasi dengan kesiapan yang matang. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus menjaga situasi tetap kondusif.
- Dengan latihan yang konsisten, kekuatan Dalmas Polresta Denpasar diharapkan selalu dalam kondisi siap, sigap dan profesional kapan pun dibutuhkan.
Sekitar pukul 10.00 WITA, seluruh rangkaian latihan berakhir. Kegiatan berlangsung aman, tertib dan terkendali.
Polresta Denpasar — Layani Dengan Setulus Hati. ❤️
(Dewa Yoga)




