Polsek Widasari Evakuasi Jenazah Bocah Korban Tenggelam di Sungai Cipelang



INDRAMAYU, //sabaranews.com
– Misteri hilangnya seorang anak akibat tenggelam di Sungai Cipelang akhirnya menemui titik terang. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Cipelang, Desa Ujungaris, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

  • Korban diketahui bernama Mohamad Reyhan alias Boy (8), seorang pelajar kelas II Sekolah Dasar (SD) yang tercatat sebagai warga Desa Karanggetas, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu.

Proses evakuasi jenazah dilakukan oleh personel gabungan dari Polsek Widasari bersama warga setempat dan pihak terkait setelah menerima laporan adanya sesosok tubuh mengapung di sungai.


  • Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kapolsek Widasari AKP Suprapto, menjelaskan Polisi langsung bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP) begitu menerima informasi dari masyarakat.

"Kami segera mendatangi lokasi untuk melakukan proses evakuasi bersama warga dan memastikan identitas korban. Setelah dilakukan pengecekan oleh pihak keluarga, korban dipastikan merupakan anak yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat tenggelam di Sungai Cipelang sejak Rabu, 22 Juli 2026," ujar AKP Suprapto, Sabtu (25/7/2026).

  • Berdasarkan keterangan Kuwu Desa Karanggetas, Nurwendi, korban sebelumnya dilaporkan hilang terseret arus saat sedang bermain di sekitar Sungai Cipelang pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Setelah dua hari pencarian, informasi mengenai penemuan jenazah akhirnya diterima pada Jumat pagi, membuat pihak keluarga dan perangkat desa langsung bergegas menuju lokasi untuk memastikan kebenarannya.


Sementara itu, saksi mata di lapangan bernama Wamin mengaku pertama kali melihat jenazah yang hanyut saat dirinya sedang melintas di tepi sungai. Tanpa menunggu lama, ia langsung meneruskan laporan tersebut kepada pemerintah desa dan pihak kepolisian agar segera diambil tindakan evakuasi.

  • Usai dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke Puskesmas Widasari guna menjalani pemeriksaan luar secara medis. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pihak kepolisian memastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan pada tubuh korban.

  • "Pihak keluarga telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah murni dan meminta agar jenazah segera diserahkan untuk dikebumikan tanpa dilakukan autopsi," jelas AKP Suprapto.


Menanggapi insiden tragis ini, pihak kepolisian tak lupa menyampaikan imbauan keras kepada para orang tua agar lebih ketat meningkatkan pengawasan terhadap buah hati mereka, terutama saat beraktivitas di dekat aliran sungai, saluran irigasi, maupun area perairan terbuka lainnya yang memiliki risiko tinggi.

  • "Kami turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain, khususnya di sekitaran sungai atau tempat yang memiliki risiko tinggi," pungkasnya.

Terpisah Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengingatkan masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan pengaduan cepat Lapor Pak POLISI – SIAP MAS INDRAMAYU melalui nomor WhatsApp 0819-9970-0110 maupun Call Center Polri 110, apabila menemukan potensi tindak kriminalitas, gangguan kamtibmas, atau memerlukan kehadiran kepolisian secara darurat di lingkungan sekitar.

(Wida)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Definition List